Pameran Buku Mei 2012: Gadis Silayang-Layang

Semangat Pagi dan Semangat Menulis untuk Warga WR!

Tak terasa “Pameran Buku WR I” memasuki edisi kedua. Setelah bulan lalu tim Revo Satu mengulas sedikit mengenai buku Pelangi Abu-Abu karya Rik Sjp (bagi yang ingin tahu klik di sini) kini kita akan kembali memamerkan buku milik warga WR I. Nah, penasaran buku siapa yang akan diulas pada edisi kali ini?

Clue untuk edisi kali ini adalah penulis tersebut seorang cewek, masih terhitung remaja, dan sudah menerbitkan antologi solo. Siapa cewek yang dimaksud? Ya! Dialah Va Ayana Lubis.

Tim Revo Satu berhasil mengulik cerita dibalik penulisan antologinya yang berjudul Gadis Silayang-layang. Antologi ini merupakan kumpulan cerpen yang ditulis oleh penulis sendiri (antologi solo). Bagi remaja khususnya remaja cewek yang sedang ngebet baca buku baru maka buku ini bisa dimasukkan dalam keranjang belanjaan. Tentunya, ini karena penulisnya yang juga masih remaja, cewek tulen, dan tokoh-tokoh utama yang ada dalam antologi tersebut.

Menurut penulis sebagian besar tokoh utama dari kumpulan cerpen ini adalah remaja cewek. Ya….ya….kalau kita membahas soal remaja pastilah tidak ada habisnya. Banyak sekali topik yang bisa dibicarakan menyangkut remaja. Va mencoba mengeksplor topik-topik seputar remaja yang ia tuangkan dalam cerpen-cerpen tersebut. Cinta, keluarga, dan hubungan sosial menjadi ide utama dari kumpulan cerpen ini. Untuk memberikan sensasi kesegaran maka penulis juga menyisipkan cerpen remaja dengan tema humor. Pastinya, remaja tidak hanya galau-galauan semata namun juga kocak, kreatif, dan penuh ambisi.

Salah satu keunikan dari kumpulan cerpen Gadis Silayang-Layang adalah mengenai jumlah cerpennya. Ada apa gerangan dengan jumlah cerpennya? Dalam buku ini ada 19 cerpen dan selidik punya selidik ternyata angka 19 bukan karena penulis hanya memiliki stok 19 cerpen tapi karena saat itu usianya baru 19 tahun dan ia mencoba menyamakan usianya dengan jumlah cerpen yang disusun (kreatif, kan?).

Tim Revo Satu sedikit usil menanyakan mengenai cerpen mana yang menjadi favorit penulis. Alhasil, penulis sedikit mengerutkan dahi untuk berpikir sejenak. Sebenarnya semua cerpen yang ada di dalam antologi ini adalah favorit penulis tapi ada satu judul yang paling mengena di hatinya. Judul cerpen itu adalah Acting Bapak. Mengapa cerpen ini sangat berkesan bagi penulis? Ternyata cerpen ini adalah kisah pribadi penulis dengan bapak dan ibunya. Ia mengaku tak akan melupakan kenangan tersebut sehingga ia abadikan dalam sebuah cerpen. Wah, seperti apa itu ya kisahnya?

Selain membahas soal karya, tim Revo Satu juga mendapat bocoran tips menulis ala Va Ayana Lubis. Tips ini sangat berguna kalau kita ingin menerbitkan antologi solo seperti antologi Gadis Silayang-Layang ini.

Pertama, soal pencarian ide yang seringkali mampet di tengah jalan. Cara mudah yang diterapkan penulis adalah dengan menggali lebih dalam kehidupan pribadinya. Cara ini akan memudahkan kita karena kita sendiri yang mengalaminya. Selain itu, kita juga bisa mengeksplor kehidupan sehari-hari (ide nggak bakal mampet deh!).

Kedua, tulis kemudian simpan. Ya! Tulis saja ide-ide tersebut menjadi cerpen walaupun tidak berencana mengirimkannya nanti jika sudah ada waktu yang pas bisa diterbitkan menjadi antologi, kan? Sebagian dari cerpen yang ada dalam antologi ini juga merupakan stok lama penulis semasa SMA yang kemudian ia edit kembali. Walaupun stok lama namun tetap dengan kualitas yang prima. Buktinya, antologi terbitan Desember 2011 ini mejeng di link buku rekomendasi di website penerbitnya.

Ketiga, harus terus celingak-celinguk melihat event. Yups! ini penting khususnya kalau kita ingin menerbitkan buku melalui penerbit self publishing. Seperti yang dilakukan oleh penulis sendiri dimana ia mengambil kesempatan penerbitan kolektif yang digagas oleh Writing Revolution, tempat penulis menimba ilmu yang biayanya lebih rendah dibanding biaya biasanya.

Bocoran judul-judul yang ada dalam antologi Gadis Silayang-Layang:
– Gadis Silayang-Layang
– Aurophobia Mendapat Cinta
– Devi dan Sahabatku
– Acting Bapak
– Dll (baca di bukunya ya ^_^)

Wah, seru banget kan pameran buku WR I edisi kali ini? Ada bonus tips dari penulisnya juga yang bisa diterapkan kalau berniat menerbitkan antologi. Nah, pastikan warga WR semua membaca Pameran buku WR I setiap bulannya karena ada buku, novel, atau antologi dari warga WR I yang akan dipamerkan yang pastinya lebih seru. (ASP)

Semangat Pagi dan Semangat Menulis!

Advertisements

About revosatu

kami adalah warga kampung writing revolution angkatan 01

Posted on May 1, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. Selamat untuk Va, semoga semakin eksis dengan karya-karyanya. Kami tunggu karya selanjutnya ya ^_^

  2. Adik Va, emang kereeeeennnn_____ gak banyak yang bisa masuk untuk menjadi buku yang direkomendasikan penerbit. Va salah satunya, semangat terus dik ^_^

  3. Huaaaaaaa.. bengong plus gimana gituu
    hayo semuanya semangat nulis 😀
    makasih ya abg-abgku semuanya atas motivasinya ^,^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: